Rangkaian Kegiatan

Rangkaian kegiatan Peringatan Hari AIDS Sedunia 2009 di tingkat nasional, daerah dan di luar negeri (KBRI) adalah sebagai berikut:

TINGKAT PUSAT

Di Tingkat Pusat HAS 2009 diselenggarakan dengan melibatkan berbagai sektor: Departemen/Lembaga Non-Departemen/Badan/LSM peduli AIDS, organisasi populasi kunci, jaringan orang terinfeksi HIV yang tertuang dalam kepanitiaan nasional, dimana Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) yaitu Dr. H. Adang Bachtiar, MPH, ScD bertindak sebagai Ketua Pelaksana.  Untuk itu semua kegiatan yang dilakukan di masing-masing sektor hendaknya dikoordinasikan dengan Ketua Pelaksana. Secara garis besar, kegiatan yang akan dilakukan di tingkat pusat adalah:

a. Peresmian Layanan

Tujuan Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan akses layanan HIV dan AIDS, dan merupakan manifestasi dari tema Hari AIDS Sedunia (HAS) tahun 2009. Pembukaan layanan tersebut sudah dirintis sejak saat ini, sehingga moment HAS digunakan untuk peresmian, ditandai dengan pemberian layanan secara simbolis oleh Walikota/Bupati kepada populasi kunci. Rencananya Menko Kesra, Sekretaris KPAN, dan Menkes dapat menghadiri di salah satu tempat tersebut, dengan harapan akan memberikan dampak positif kepada daerah lain yang masih minim universal aksesnya.

b.  Advokasi

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperoleh dukungan politis, komitmen dan pendanaan dari para pemangku kebijakan guna melaksanakan upaya pencegahan dan penganggulangan HIV dan AIDS.

Bentuk Kegiatan yang dapat dilakukan adalah:

  • Tele-conference antara Presiden dengan seluruh Gubernur
  • Dialog
  • Debat publik
  • Press Release
  • Press Conference
  • Temu Pakar

c.  Promosi dan Sosialisasi

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyebarluaskan informasi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berperan serta dalam pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS.

Kegiatan yang akan dilakukan antara lain:

  • Penyuluhan kelompok dan masal
  • Publikasi melalui media cetak  (koran, majalah, tabloid, flyer)
  • Sosialisasi melalui media elektronik seperti TV, Radio, dan lain-lain
  • Promosi melalui pencetakan sticker, pin, topi, t-shirt, tas, dan lain-lain

d.  Lomba-Lomba

Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan menggugah minat serta kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS. Sasaran lomba di tingkat pusat adalah remaja dan pemuda.

Jenis lomba antara lain:

  • Festival dan lomba kesenian, baik modern maupun tradisional
  • Lomba Karya Tulis Remaja dan Pemuda dengan topik HIV dan AIDS.

e.  Pemberian dan Bantuan

Tujuan pemberian bantuan adalah untuk membantu peningkatan kesejahteraan orang yang terinfeksi yang membutuhkan, baik bantuan langsung mampun bantuan usaha kerja mandiri.

f.  Sosialisasi HIV dan AIDS melalui kegiatan keagamaan

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi tentang HIV dan AIDS melalui forum keagamaan.

Jenis kegiatan antara lain:

  • Khotbah Jumat
  • Ceramah di Majlis Taklim
  • Khotbah Minggu di Gereja
  • Ceramah di Vihara dan Pura

g. Seminar, Round Table Discussion, Pertemuan Ilmiah tentang HIV dan AIDS

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman stakeholders tentang pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS serta memperoleh masukan untuk perencanaan dan strategi pelaksanaan program ke depan.

Berbagai isu yang akan diangkat antara lain:

  • Informasi terkini pengobatan HIV dan AIDS
  • Peran tokoh masyarakat/agama dalam mengurangi stigma dan diskriminasi
  • Tantangan dan solusi akses universal untuk semua
  • Peran serta remaja untuk melindungi diri dari infeksi HIV dan mendukung orang terinfeksi HIV
  • Kontribusi populasi kunci dan orang yang terinfeksi HIV untuk mengatasi kompleksitas masalah HIV dan AIDS

h.  Bakti sosial

Tujuan kegiatan bakti sosial antara lain untuk memberikan layanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bentuk Kegiatan Bakti Sosial antara lain:

  • Konseling HIV dan AIDS
  • Pelayanan VCT di lokalisasi dan kelompok risiko tinggi
  • Pelayanan kondom dual proteksi

i.  Pameran

Tujuan kegiatan ini untuk menggugah kepedulian para penentu kebijakan dan masyarakat umum dalam hal pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS.

j.  Acara Puncak

Tujuan acara puncak menggugah kepedulian seluruh sektor terkait dan masyarakat tentang perlunya upaya penanggulangan HIV dan AIDS secara terintegrasi.

Rangkaian Kegiatan:

  • Peringatan HAS 2009 di Istana Negara akan dihadiri oleh Presiden RI beserta Ibu, Wakil Presiden  beserta Ibu, DPR, Para Menteri, Parpol, Pimpinan Lembaga/Badan, KPA, Lembaga Donor, LSM, Pemuda, Remaja, populasi kunci, jaringan orang yang terinfeksi HIV, dan sebagainya.
  • Kampanye Info HIV dan AIDS di 3 (tiga) lokasi: Bundaran HI, Monas dan PRJ/Ancol, Jakarta.

TINGKAT DAERAH

Di Tingkat Daerah, HAS 2009 diselenggarakan dengan melibatkan Pemerintah Daerah, KPA Provinsi/Kabupaten/Kota, Instansi/Dinas, Lembaga/Badan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, LSM peduli AIDS, Pengurus Daerah Provinsi IAKMI, organisasi populasi kunci, jaringan orang terinfeksi HIV, swasta/pengusaha dan masyarakat yang dituangkan dalam SK Kepanitiaan Peringatan HAS Tahun 2009 yang ditetapkan oleh gubernur setempat. Ketua Pelaksana HAS 2009 di tingkat daerah adalah Ketua KPA masing-masing.

Begitu pula di Tingkat Kabupaten/Kota, SK Kepanitiaan HAS 2009 di tetapkan oleh Bupati/Wali Kota masing-masing. Pada dasarnya beberapa kegiatan yang dilakukan di tingkat pusat dapat pula dilaksanakan di tingkat daerah, yaitu:

a.  Advokasi

Bentuk Kegiatan yang dapat dilakukan adalah:

  • Dialog
  • Press Release
  • Press Conference
  • Temu Pakar
  • Launching  Layanan
  • Kampanye Info HIV di jalan raya, membagi-bagikan bahan-bahan KIE

b. Promosi dan Sosialisasi

Kegiatan yang akan dilakukan antara lain:

  • Launching Layanan (VCT, IMS, HR, dsb)
  • Promosi Kesehatan melalui media cetak seperti misalnya pemasangan poster di kamar-kamar lokalisasi dan hot spot area (poster untuk kelompok populasi kunci); poster di kantor-kantor pemerintah dan swasta (poster untuk komponen masyarakat umum) serta poster di sekolah dan perguruan tinggi (poster untuk kelompok remaja / pemuda).
  • Penyuluhan kelompok dan masal
  • Publikasi melalui media cetak  (koran, majalah, tabloid, flyer)
  • Sosialisasi melalui media elektronik seperti TV, Radio, MUPEN (Mobil Unit Penerangan KB), dan lain-lain
  • Promosi melalui pencetakan sticker, pin, topi, T-shirt, tas, dan lain-lain

c.  Lomba-Lomba

Jenis lomba:

  • Lomba/Pentas Seni, baik modern maupun tradisional
  • Lomba Pidato
  • Lomba Karya Tulis

d.  Pemberian Penghargaan dan Bantuan

Penghargaan bisa berupa sertifikat, plakat dan lain-lain kepada misalnya warga yang secara aktif ditingkat komunitas mendorong keterlibatan keluarga dan masyarakat terkait penanganan masalah HIV dan AIDS. Sedangkan pemberian bantuan diberikan kepada orang yang terinfeksi HIV dan keluarganya yang membutuhkan, baik bantuan langsung maupun pemberian modal usaha kerja mandiri.

e.  Sosialisasi HIV dan AIDS melalui kegiatan keagamaan

Jenis kegiatan antara lain:

  • Khotbah Jumat
  • Ceramah di Majlis Taklim
  • Khotbah Minggu di Gereja
  • Ceramah di Vihara dan Pura

f. Seminar, Round Table Discussion, Pertemuan Ilmiah, tentang HIV dan AIDS

Berbagai isu yang akan diangkat antara lain:

  • Informasi terkini pengobatan HIV dan AIDS
  • Peran tokoh masyarakat/agama dalam mengurangi stigma dan diskriminasi
  • Tantangan dan solusi akses universal untuk semua
  • Peran serta remaja untuk melindungi diri dari infeksi HIV dan mendukung orang terinfeksi HIV
  • Kontribusi populasi kunci dan orang yang terinfeksi HIV untuk mengatasi kompleksitas masalah HIV dan AIDS
  • Isu-isu lain yang relavan dengan kondisi daerah masing-masing

g.  Bakti sosial

Bentuk Kegiatan Bakti Sosial:

  • Konseling HIV dan AIDS
  • Pelayanan VCT di lokalisasi dan kelompok risiko tinggi
  • Pelayanan Kondom dual proteksi

h.  Pameran

Tujuan kegiatan ini untuk menggugah kepedulian para penentu kebijakan dan masyarakat umum dalam hal pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS.

i.  Acara Puncak

Rangkaian Kegiatan:

  • Peringatan HAS 2009 di Kantor Gubernur/Bupati/ Walikota atau di tempat strategis lainnya yang dihadiri oleh Gubernur/Bupati/Walikota.
  • Pemberian Hadiah kepada pemenang lomba
  • Pemberian Penghargaan kepada individu dan instansi yang berjasa.
  • Rangkaian kegiatan lainnya setelah acara puncak, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kreativitas daerah.

DI LUAR NEGERI

Kegiatan HAS 2009 di luar negeri diselenggarakan dengan mengacu pada kegiatan di tingkat pusat yang disesuaikan dengan situasi, kondisi dan kemampuan serta keamanan setempat. Semaksimal mungkin dilakukan kegiatan kampanye atau penyebaran informasi tentang HAS 2009 dan informasi mengenai penularan dan pencegahan HIV dan AIDS oleh KBRI kepada seluruh masyarakat Indonesia di masing-masing negara bersangkutan.

Comments are closed